40 Santri Warga Aceh Besar Diisolasi Mudik dari Jawa Timur Sepekan Lalu

Sebanyak 40 santri asal Jawa Timur warga Aceh Besar yang pulang kampung sepekan yang lalu diisolasi satu rumah guna menghambat penyebaran virus corona (covid 19) di Aceh Besar. "Hasil rapid test mereka negatif," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Aceh Besar, Drs Iskandar MSi kepada Serambinews.com, Kamis (23/4/2020). Namun, kata dia mereka diisolasi satu rumah dan diawasi pihak Tim Covid 19 Tingkat Desa dan Kecamatan.

Ini untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona di Aceh Besar. Seperti diberitakan sebelumnya Dua Santri atau pelajar Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur, dirujuk ke RSUZA Banda Aceh guna mencegah penyebaran virus corona (Covid 19), Kamis (23/4/2020). Sementara itu, 40 pelajar rapid test di Puskesmas Montasik, Aceh Besar.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Aceh Besar, Drs Iskandar MSI, kepada Serambi, Kamis (23/4/2020) mengatakan, dua santri yang sekolah di Jawa Timur, warga Aceh Besar baru pulang sepekan yang lalu dan telah dilakukan rapid test dua kali kepada mereka berdua. Namun, hasil rapid test tersebut garis pada rapid test hasilnya tampak pada garis kabur. Dan, dilakukan rapid test kembali hingga dua kali rapid test.

Namun, hasilnya sama yang menunjukkan garis pada alat rapid test kabur. Melihat hasil ini, kata Iskandar, Satgas Covid 19 Aceh Besar langsung membawa kedua santri tersebut ke RSUZA untuk diisolasi. Sementara itu, sebanyak 40 orang pelajar dari Jawa Timur dan Jakarta, asal Aceh Besar dilakukan rapid test di Puskesmas Montasik, Aceh Besar, Kamis, (23/4/2020).

"40 pelajar telah dilakukan rapid test di Puskesmas Montasik dan disaksikan langsung oleh Istri Plt Gubernur Aceh, Dyah Erti Idawati dan Kadis Kesehatan Aceh Besar, Anita SKM MKes. Alhamdulillah hasil rapid test negatif," ujar Iskandar yang juga Sekda Aceh Besar.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *