Persija Jakarta Ingin Percepat Naturalisasi Marc Klok, Bruno Matos Berpeluang Kembali?

Persija Jakarta berencana mendatangkan satu playmaker asing musim ini. Meskipun sudah memiliki Marc Klok, Rohit Chand, Marco Motta dan Marko Simic, Macan Kemayoran masih mencari satu pemain asing. Ini karenaMacan Kemayoran sedang mengupayakan proses naturalisasi Marc Klok dipercepat.

Tentu, isu ini membuat kembalinya Bruno Matos kembali ke Persija Jakarta kembali melambung. Manajemen Persija Jakarta terus melakukan proses perburuan pemain untuk menambah kekuatan tim di Liga 1 2020. Saat ini, Persija Jakarta sudah merekrut sebanyak delapan pemain baru yakni Otavio Dutra, Alfath Faathier, Rafli Mursalim, Rinto Ali, Evan Dimas, Marc Klok, Marco Motta, dan Osvaldo Haay.

Proses perekrutan pemain Persija belum berakhir dan manajemen tim terus bergerak cepat melakukan komunikasi dengan pemain pemain yang diburu. Direktur Olahraga Persija, Ferry Paulus mengatakan, pihaknya berencana mendatangkan satu atau dua pemain terakhir untuk melengkapi komposisi timnya di Liga 1 2020. Ferry menuturkan, saat ini manajemen klub fokus mempercepat proses naturalisasi gelandang asingnya Marc Klok.

"Mungkin bisa dua terakhir atau satu terakhir (pemain baru). Yang pasti memang bukan rahasia umum lagi, Persija sedang mempercepat proses naturalisasi Klok," kata Ferry Paulus di laman Wartakota. Jika proses naturalisasi Marc Klok bisa selesai cepat, Persija Jakarta berencana mendatangkan tambahan satu pemain asing baru. Saat ini, manajemen Persija memang sudah melakukan beberapa penjajakan dengan beberapa pemain asing baru yang diburu.

Sederet nama pemain asing baru sudah diberikan oleh pelatih kepala Persija, Sergio Farias kepada manajemen tim. "Gak mungkin kita tunggu naturalisasi itu selesai, pasti kita juga paralel. Slot Klok akan tergantikan dengan posisi pemain asing, pemain asing sudah banyak komunikasi yang kita lakukan ya," terangnya. Sergio Farias merekomendasikan merekrut satu pemain asing baru berposisi playmaker atau pengatur serangan.

"Posisi pemain asing yang akan direkrut itu adalah di posisi posisi sebagai playmaker barangkali begitu," papar Ferry. Lebih lanjut, Ferry menuturkan pihaknya terus berusaha mewujudkan keinginan pelatih dalam mendatangkan pemain baru. "Tentunya tetap fokus kita adalah bagaimana keinginan dari pelatih untuk menghadirkan pemain asing," tutur mantan anggota Exco PSSI tersebut.

Seperti diketahui, manajemen Persija Jakarta menargetkan bisa mendapatkan kembali juara Liga 1 2020. Target besar tersebut diharapkan bisa terealisasi dan didapatkan di era kepemimpinan pelatih Sergio Farias di musim depan. Persija Jakarta kembali menambah amunisi baru dengan mendatangkan Osvaldo Haay jelang bergulirnya Liga 1 2020.

Osvaldo Haay diperkenalkan secara resmi di Kantor Persija Jakarta, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (10/2/2020). Direktur Olahraga Persija Jakarta, Ferry Paulus, mengatakan Osvaldo Haay mendapatkan durasi kontrak selama satu musim. Bila bermain bagus, maka kemungkinan besar kontraknya akan diperpanjang oleh Persija Jakarta.

Osvaldo Haay menjadi pemain ketujuh yang resmi berseragam Persija Jakarta. Sebelumnya tim berjulukan Macan Kemayoran itu sudah mengikat kontrak Alfath Fathier, Marco Motta, Marc Klok, Otavio Dutra, Evan Dimas, dan Muhammad Rafli Mursalim. “Osvaldo merupakan bakat terbaik yang dimiliki Indonesia. Dengan usia yang masih 22 tahun, saya yakin Ia akan dapat lebih berkembang di Indonesia,” kata Ferry Paulus di Kantor Persija Jakarta.

Osvaldo Haay rencananya akan langsung bergabung dengan skuat Persija Jakarta yang saat ini sedang berada di Malang, Jawa Timur. Ya, skuat asuhan Sergio Farias itu akan tampil dalam turnamen Piala Gubernur Jatim 2020. “Perekrutan ini investasi yang bagus untuk Persija sekaligus mempertegas ambisi kami menjadi juara," ujar Ferry Paulus mengakhiri.

Kedatangan Santiago Farias untuk menjadi pelatih Persija Jakarta, menarik melihat taktik Macan Kemayoran musim depan. Lalu bagaimana susunan pemain Persija Jakarta musim depan? Mari melihat bagaimana Santiago Farias dalam meramu timnya.

Sergio Farias sangat familiar dengan formas 4 3 3 yang akan berubah menjadi 4 2 3 1. Skema permainan Sergio Farias mengandalkan serangan balik cepat, dibantu dengan dua pemain gelandang sebagai playmaker. Dengan memainkan skema serangan balik, Macan Kemayoran akan sangat mengandalkan pertahanan rapat dan dispilin.

Sejauh ini, bisa dibilang Persija Jakarta bisa dibilang sangat sesuai dengan permainan Sergio Farias. Pasalnya, meinilik pertahanan Persija Jakarta kualitas pemainnya adalah salah satu yang terbaik di Liga 1. Dari pos penjaga gawang, mereka memiliki Andretani Ardhyasa yang juga menjadi kapten tim sekaligus penjaga gawang Timnas Indonesia.

Deputinya, Shahar Ginanjar, memiliki kualitas yang sama baiknya, ia akan menjadi pengganti sepadan apabila Anritany tidak bisa menjaga gawang Persija. Di posisi bek tengah, datangnya Otavio Dutra adalah berkah bagi Persija Jakarta. Pasalnya, musim lalu, buruknya penampilan lini belakang membuat Persija Jakarta bahkan terancam degradasi.

Dutra adalah rekrutan sempurna bagi Persija, pengalaman yang tidak perlu diragukan, ditambah dengan kemampuannya membaca permainan, tentu akan sangat dibutuhkan. Untuk tandemnya, Persija Jakarta masih bisa membuka opsi dengan mendatangkan satu pemain belakang untuk menjadi rekan Dutra. Pun apabila tidak menggunakan pemain lokal, mereka masih punya Maman Abdurrahman dan Ryuji Utomo, dua bek lokal yang masih diandalkan musim depan.

Di lini tengah, inilah yang sangat krusial dari taktikal Sergio Farias. Bukan tanpa alasan Evan Dimas bergabung ke Persija, sosoknya bisa menjadi sangat vital untuk mendistribusikan bola ke lini depan. Ia kemungkinan besar akan berduet dengan Rohit Chand di lini tengah sebagai double pivot.

Di depan mereka akan adala Marc Klok yang menjadi penghubung antara lini tengah dan depan. Gelandang asal Belanda ini kemungkinan akan mereplikasi apa yang sudah dilakukannya di PSM Makassar. Kualitas Marc Klok tidak perlu dipertanyakan lagi, pun dengan cara bermain di bawah Santiago Farias, akan sangat sesuai dengannya.

Yang menarik, apabila Osvaldo Haay bergabung dengan Persija Jakarta. Striker muda ini multi posisi, selain bisa bermain di sayap, ia juga bisa dimainkan untuk menjadi penyerang tunggal seperti yang ia lakukan di Timnas Indonesia U 23. Ini sangat menguntungkan Persija Jakarta, apabila seperti musim lalu dimana beberapa laga, Marko Simic nampak dikawal ketat, dan membuat Macan Kemayoran majal di depan gawang.

Selaiitu, hadirnya Osvaldo Haay aka tentu akan sangat memudahkan Marko Simic. Simic adalah pemain vital bagi Persija, apabila mengandalkan serangan balik, maka Macan Kemayoran akan sangat memerlukan pemain yang bisa menahan bola dan handal dalam duel duel udara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *