Sandiaga Uno Sebut Anies Baswedan Justru Panen Berkah dari Kritikan: Namanya Medsos Tahu Sendiri Lah

Mantan pendamping Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Sandiaga Uno menanggapi kondisi Anies yang kini diserang kritikan bertubi tubi karena masalah banjir di Jakarta. Sandiaga menyebut justru Anies mendapat banyak manfaat dari hujan kritikan tersebut. Ia kemudian bercerita semasa dirinya masih menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Perbandingan reaksi masyarakat saat dulu dan kini, menurutnya sangat jauh. Sandiaga mengatakan Anies kini menghadapi kritikan yang lebih berat karena ada isu Pemilihan Presiden (Pilpres) di tahun 2024. Gue terenyuh, gue sedih juga, tapi gue ngehadepin kan," katanya. "Waktu itu karena isunya hanya isu Pilgub DKI, yang nge bully orang orang itu saja."

"Tapi sekarang karena dia sendiri, terus ada isu nasional, dia kena imbasnya juga. Akhirnya terpolitisasi semuanya," tambahnya. Sandiaga kemudian menjelaskan bahwa banjir saat ini sebenarnya sudah tidak separah dulu, dan wilayah yang terdampak terhitung turun dibandingkan banjir banjir sebelumnya. "Kita sudah tahu juga bahwa banjir itu bukan sebuah isu elektoral, karena yang terdampak banjir di DKI datanya kurang dari 7 persen," katanya.

"Jumlah yang terdampak banjir di DKI jauh lebih turun." Ia kemudian menyinggung soal kritikan terhadap Anies yang banyak datang dari media sosial. "Tapi ya namanya medsos tahu sendiri lah," ujar Sandiaga.

Walaupun menerima banyak kritik, Sandiaga mengatakan citra Anies di mata publik tetap terjaga. Ia bahkan menyebut Anies justru mendapatkan dampak positif dari banyaknya kritikan yang menyerang dirinya. "Menurut gue dari segi penerimaan publik terhadap Mas Anies enggak berubah," terang Sandiaga.

"Dia akan fokus pada tagline nya, maju kotanya bahagia warganya." "Dia dapat berkah diserang diserang seperti ini, masyarakat jadi simpati," tandasnya. Pengamat Politik Rocky Gerung turut angkat bicara soal aksi demo menuntut Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mundur dari jabatan.

Menurut Rocky Gerung, Anies Baswedan akan membalas hujatan itu dengan waktu hanya dua hari. Hal itu disampaikan Rocky Gerung melalui channel YouTube Rocky Gerung Official , Sabtu (18/1/2020). Mulanya, Rocky Gerung menyinggung soal periode kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurutnya, tak ada lagi yang patut diharapkan dari pemerintahan Jokowi. "Semua soal sudah diselesaikan, lalu orang bertanya, 'Apa yang bisa kita harapkan lagi pada periode kedua ini?" ucap Rocky. Rocky lantas menyinggung kemampuan yang dimiliki Jokowi hingga Anies Baswedan.

"Jadi ini semata mata soal kemampuan, bukan dendam pada Jokowi, dendam pada Anies segala macam, ujar Rocky. "Tapi kita ukur kemampuannya apa." Menurut dia, Anies Baswedan masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah (PR) yang perlu diselesaikan.

"Kemampuan Anies ya mungkin ada bagian yang orang masih tuntut," ucap Rocky. "Tapi Jakarta kan cuma soal merawat infrastruktur, menyelesaikan kepentingan publik, itu aja kan," sambungnya. Namun, ada satu hal yang menurut Rocky perlu diingat.

DKI Jakarta memiliki anggaran yang cukup besar untuk memperbaiki infrastuktur kota. "Dan semuanya bisa dilakukan, setelah banjir selesai juga pulih lagi tuh kemampuan (Rp) 90 triliun anggaran DKI bisa selesain apa aja," ucap Rocky. Terkait hal itu, Rocky menjamin orang yang kontra terhadap Anies Baswedan akan menyesal.

"Nanti yang demo demo Anies nyesel juga," bebernya. "Nanti setelah selesai, lalu Anies bikin sesuatu, lalu yang capek 2 minggu ini nge bully diselesaikan dalam 2 hari oleh Anies." Menurut Rocky, orang orang yang kontra terhadap Anies Baswedan akan terus membuat isu baru untuk menjatuhkan nama sang gubernur.

"Habis lagi isunya kan, cari isu lagi," ucap Rocky. Hal itu dinilainya berlainan dengan tuntutan yang disampaikan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. "Jadi kita diumpankan di situ, sementara soal soal yang kita tuntut dari awal," ujarnya.

"Soal keadilan sosial, soal tenaga kerja asing yang menguasai hajat hidup orang banyak itu enggak diomongin sama presiden."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *