Yunarto Wijaya Angkat Bicara Soal Banjir Jakarta: Mending Fokus Bantu yang Masih Kebanjiran

Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya angkat bicara terkait banjir yang melanda Ibu Kota. Hingga saat ini Jumat (3/1/2020) Jakarta dan sekitarnya masih tergenang banjir. Curah hujan yang tinggi sejak Selasa (31/12/2019) menyebabkan banjir melanda kawasan Ibu Kota.

Ribuan warga dari berbagai wilayah di Jakarta telah mengungsi. BMKG memperkirakan hujan akan terus mengguyur Jakarta hingga 7 Januari 2020. Hingga saat ini, tercatat korban meninggal akibat bencana banjir sebanyak 43 orang dari wilayah Jabodetabek.

Berbagai bangunan dan rumah warga terendam airbanjirdengan ketinggian yang bervariasi. Yunarto Wijaya angkat bicara terkait banjir yang melanda Jakarta. Melalui akun Twitter nya @yunartowijaya menjawab pertanyaan akun @iqbalalcapone yang menanyakan kenapa dirinya tidak menggunakan hastag #aniesGabisakerja.

Yunarto merespon dengan berharap masyarakat lebih fokus menangani masalah banjir dan saling berbagi informasi terkait perkembangan banjir. Berikut isi cuitannya : Ngapain juga? Dari dulu jg pada tau dia gak bisa kerja kok…

Mending fokus bantu yg msh kebanjiran, minimal saling berbagi info… Pria 38 tahun ini menyatakan, kritikan yang ditujukannya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait banjir merupakan bagian hak dari masyarakat yang telah membayarkan kewajiban melalui pajak. Inilah isi cuitannya :

Gak usah bikin dikotomi seakan yg kritik pemprov supaya bekerja optimal berarti gak bantu korban banjir.. Masa harus obral dah bantu brp n kemana aja.. Bantu sesama & kritik pemerintah yg kita bayar pajaknya itu sama2 bagian dr hak & kewajiban…

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta,Anies Baswedanmenegaskan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan selalu merespons semua yang berkaitan denganbanjirdi Jakarta. Anies mengatakan, akan melakukan sebisa mungkin untuk membantu warga yang terdampakbanjirmaupun penanggulangannya. Ia mengaku pihaknya akan selalu siap untuk membantu warga Jakarta.

"Kita lakukan semua yang bisa di Jakarta ini, selalu merespon situasi," ujar Anies Baswedan di Kampung Pulo, Jakarta Timur, Kamis (2/1/2020), dikutip dari YouTubeKompas TV. Menurutnya, peristiwa sepertibanjirdi Jakarta saat ini bukanlah sesuatu yang baru. Alasannya, ia mengatakan,banjirseperti ini sudah sering dihadapi, sehingga diperlukan kesiapan.

"Harus siap, dan ini bukan hal yang baru, sesuatu yang sering kita hadapi juga, karena itulah kenapa kita bersiap," jelas Anies. Selain itu, Anies juga mengatakan, bagi warga yang masih berada di lokasi pengungsian, untuk distribusi makanan menjadi sesuatu kebutuhan yang penting. Selain makanan, air bersih juga dibutuhkan oleh warga yang masih berada di lokasi pengungsian, maupun yang sudah kembali ke rumah masing masing.

"Bagi sekarang yang belum kembali ke rumah, makanan menjadi penting, air bersih menjadi penting," ungkapnya. "Kebutuhan bayi dan orang tua juga tidak kalah penting," tambah Anies. Demi menghindari penyebaran penyakit pascabanjir, menurutnya, Pemprov DKI Jakarta akan mendistribusikan disinfektan kepada semua warga yang terdampakbanjir.

"Setelahbanjirsurut, pemerintah akan mendistribusikan disinfektan, untuk memastikan rumah rumah kembali jadi tempat yang sehat," katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *