Pelaku Kesal Kerap Ditantang Berkelahi Narto Tewas di Tangan Rekan Sesama Anggota Linmas

Pelaku Kesal Kerap Ditantang Berkelahi Narto Tewas di Tangan Rekan Sesama Anggota Linmas

Hanya gara gara kesal sering ditantang berkelahi, Ardoni anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) membacok rekannya sesama anggota Linmas sekaligusnya tetangganya, Narto (35) hingga tewas. Peristiwa itu terjadi di areal sawah milik korban di Desa Arisan Musi, Kecamatan Muara Belida, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan (Sumsel), Sabtu (3/10/2020). Pelaku Ardoni ke luar rumah dan membawa senjata tajam jenis parang.

Sebelum menemui korban, pelaku sempat mengasah parangnya sampai tajam. Selanjutnya pelaku langsung mendatangi korban yang sedang berada di sawah dan tanpa basa basi langsung menyerang korban secara membabi buta hingga korban tewas di lokasi kejadian. Namun saat kejadian tersebut, sempat dilihat oleh warga lain yakni Supardi (45).

Namun saksi ini tidak berani mendekat karena takut menjadi sasaran pelaku. Melihat aksinya diketahui orang, Ardoni langsung melarikan diri sambil membuang baju dan senjata tajam yang digunakannya untuk membacok. Saksi pun langsung memberitahu warga lainnya dan melapor ke Polsek Gelumbang.

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Gelumbang Iptu Hary Dinnar langsung menginstruksikan Kanit Reskrim Ipda Agus Widodo beserta anggota Reskrim Polsek Gelumbang untuk melakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap pelaku. Meski telah melarikan diri tapi akhirnya berhasil diamankan di Polsek Gelumbang. Kapolres Muara Enim AKBP Donni Eka Syaputra melalui Kapolsek Gelumbang Iptu Hary Dinnar mengatakan, mendapat informasi pelaku hendak melarikan diri, pihaknya langsung melakukan pengadangan pada semua akses jalan ke luar masuk dari Desa Arisan Musi.

Ternyata upaya tersebut berhasil. Pelaku ditangkap di jalan Desa Arisan Musi tanpa perlawanan dengan barang bukti parang dan celana warna hijau milik tersangka. Saat ini, pihaknya sedang melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan tersangka akan dikenakan pasal Primer 340 Subsidier 338 KUH Pidana dengan ancaman hukuman makasimal hukuman mati. "Pelaku dan korban adalah sama sama anggota Linmas dan bertetangga. Motifnya hanya kesal karena sering ditantang berkelahi," jelasnya.

Next

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *