Seperti daun dalam dan kayu manis, pasti sudah banyak yang tidak asing kan. Ya, dua bahan ini kerap dipakai sebagai bumbu dalam berbagai masakan khas Indonesia, namun apa khasiatnya sih? Daun salam dan kayu manis ternyata bukan sekedar jadi bumbu dapur saja, tidak banyak yang tahu jika bisa dijadikan untuk obat diet.

Kebanyakan orang mengambil jalan pintas untuk menjadi langsing. Biasanya, minum obat diet jadi pilihannya. Padahal, kita sebenarnya tidak boleh sembarangan membeli obat pelangsing yang dijual bebas.

Salah salah, tubuh malah bisa dihinggapi berbagai penyakit salah satunya gagal liver. Nah, mending buat ramuan air rebusan dari daun salam dan kayu manis, dan rasakan manfaat tak terduga ini. Yuk kita intip manfaat dari campuran kayu manis dan daun salam

Obat pelangsing atau obat anti obesitas sebenarnya adalah obat keras sehingga memerlukan resep dokter dan diperlukan konsultasi untuk menentukan dosis yang tepat. Salah satu bahaya dari konsumsi obat anti obesitas sembarangan adalah kerusakan lever dan hepatitis. Hal tersebut sudah dibuktikan di Hawaii, Amerika Serikat. Pemerintah menarik suplemen penurun berat badan OxyElite Pro.

Dalam sebuah penyelidikan, terbukti ada 10 laporan kasus gagal lever akut setelah mereka mengonsumsi obat tersebut. Meski suplemen tersebut tidak beredar di Indonesia, tetapi sebaiknya Anda lebih bijaksana sebelum mengonsumsi obat pelangsing. Bila Anda mengonsumsi obat, suplemen, atau herbal penurun berat badan, waspadai munculnya tanda tanda berbahaya.

Misalnya, rasa nyeri atau tidak nyaman pada perut, kelelahan, nafsu makan hilang, mual dan muntah, serta kulit atau mata menjadi kuning. Obat pelangsing juga seharusnya tidak membuat kita buang air kecil atau buang air besar terus menerus karena bisa menyebabkan dehidrasi. Tentu saja, pilihan paling aman untuk menurunkan berat badan adalah pengaturan pola makan yang diimbangi dengan rutin berolahraga.

Pada akhirnya, tujuan jangka panjang dari diet bukanlah semata menjadi langsing, melainkan juga menjadi sehat. Tahukah Anda bahwa perawatan yang baik dalam menurunkan berat badan dibuat dengan bahan yang alami, seperti daun salam dan kayu manis. Tentu saja, ini bukan penyembuhan “ajaib”, melainkan membantu tubuh mengurai lemak yang mungkin sulit untuk dihilangkan.

Teh alami ini dibuat dengan dua bahan yaitu daun salam dan kayu manis. Konsumsi secangkir teh ini tepat setelah makan akan memberikan beberapa manfaat besar. Sesuatu yang sederhana seperti minum secangkir teh ini tepat setelah makan akan membantu meningkatkan pencernaan Anda, menghindari gas dan keasaman dalam perut.

Pasalnya, baik daun salam dan kayu manis memiliki sifat antiseptik, pencernaan, dan diuretiknya. Lalu bagaimana cara buatnya? Cara membuat secangkir teh daun salam dan kayu manis sangatlah mudah.

Bahan: Liter air 2 batang kayu manis 5 lembar daun salam Persiapan:

Seperti dilansir dari Step to Health, sebaiknya gunakan daun salam kering dan kayu manis dalam bentuk batangan, bukan bubuknya. Ini akan membantu teh memberikan manfaat maksimal. Persiapannya sangat sederhana. Yang perlu Anda lakukan adalah memanaskan satu liter air dalam panci.

Setelah mendidih, tambahkan daun salam dan kayu manis. Biarkan teh mendidih selama 20 menit. Setelah itu, matikan kompor, dan biarkan selama setidaknya setengah jam.

Selanjutnya, saringlah cairan. Anda bisa menyimpannya dalam botol kaca untuk nanti. Minumlah cairan itu sepanjang hari. Minum cangkir di pagi hari dengan perut kosong dan cangkir berikut setelah makan.

Anda dapat mengulangi perawatan ini dua hingga tiga kali seminggu dan lihat bagaimana perasaan Anda. Jika Anda mempertahankan pola makan sehat dan sedikit berolahraga, teh ini akan membantu Anda menurunkan berat badan dan lebih mudah beberapa inci. Selamat mencoba!

(sajiansedap.grid/Marcel Mariana)