Saat virus corona (Covid 19) terus mewabah ke seluruh dunia, termasuk Thailand, petugas layanan medis di sana pun menghadapi kekurangan persediaan alat kesehatan (alkes) dan personel. Lebih dari 700 orang di Thailand telah terinfeksi, dan satu kematian tercatat terjadi di negara itu. Dikutip dari laman Business Insider, Rabu (25/3/2020), beberapa rumah sakit di Thailand mulai menggunakan 'robot ninja' untuk membantu para tim medis dalam mengantisipasi corona.

Robot beroda ini dapat mengukur suhu pasien dan menangani kebutuhan yang memerlukan interaksi. Keberadaan robot ini diyakini dapat mengurangi risiko terpaparnya petugas medis. Tim yang menciptakan robot itu pun saat ini sedang berupaya untuk membuat robot ini lebih berguna, sehingga mereka dapat menjalankan sejumlah tugas.

Seperti mengirimkan makanan, membersihkan, dan menangani pekerjaan lainnya. Robot robot ini pada awalnya dirancang hanya untuk memantau pemulihan pasien stroke. Namun mahasiswa teknik di Chulalongkorn University di Bangkok memodifikasi robot ini menjadi robot medis untuk membuat mereka bisa berguna pula bagi pasien yang terinfeksi corona.

Tidak hanya dapat mengukur suhu pasien, robot ini juga bisa melindungi keselamatan petugas medis dengan mengurangi interaksi tim medis dengan pasien. Robot ninja ini dipasang di atas roda untuk memudahkan pergerakan, mereka juga memiliki layar, yang memungkinkan dokter untuk melakukan video call dengan pasien yang sakit. Mereka disebut robot ninja karena memiliki warna hitam dan bentuknya menyerupai ninja.

Profesor Viboon Sangveraphunsiri dan timnya saat ini telah memperkenalkan robot itu pada empat rumah sakit di Thailand. Mereka juga berencana untuk mengirim robot ninja ini ke 10 rumah sakit tambahan di negara itu. Tim pun saat ini sedang mengerjakan versi lainnya dari robot ini yang dapat digunakan untuk mengirimkan makanan dan obat obatan kepada pasien yang sakit dan untuk melakukan disinfeksi rumah sakit.