Tips Aman Menangani Mobil yang Terendam Banjir, Segera Lepas Kabel Aki dan Jangan Nyalakan Mesin

Musibah banjir merupakan ketakutan tersendiri bagi para pemilik mobil. Banjir yang datang secara tiba tiba membuat para pemilik mobil tidak sempat untuk memindahkan kendaraannya ke tempat yang aman. Akibatnya sebagian besar pemilik harus rela melihat mobilnya tergenang air banjir.

Jika kamu satu dari beberapa korban banjir, tenang saja. Produsen otomotif multinasional asal Jepang, Nissan Motor telah merilis beberapa langkah mudah mobil mobil yang terendam banjir. Genangan banjir dapat merusak kondisi mesin mobil.

Namun sebenarnya mobil yang terendam banjir tidak akan rusak jika memang pemilik melakukan beberapa tindakan pencegahan. Langkah awal yakni dengan mengamankan kelistrikan pada mobil. Cara dengan melepaskan kabel negatif di aki.

Tentunya hal ini untuk menghindari korsleting yang berpotensi merusak komponen listrik pada mobil. Korsleting tersebut berpotensi merusak komponen mulai dari lampu hingga aksesoris audio. Ketika banjir mulai merendam mobil, usahakan jangan coba untuk menyalakan mesin.

Jika kamu menyalakan mesin ketika mobil tergenang, itu justru akan membuat air masuk ke dalam mesin. Selain menyebabkan korsleting pada aki, air juga akan membuat mesin tidak bekerja normal. Jika kamu berencana memindahkannya ke tempat lain, sangat disarankan untuk mendorongnya.

Gunakan batu atau benda berat lainnya untuk mengganjal mobil. Banjir tidak hanya akan merusak mesin, tetap juga kampas rem. Genangan air akan membuat kampas rem memuai.

Hal itu akan membuat rem melekat pada roda. Ini sering terjadi pada mobil dengan tromol. Oleh karena itu, segera lepas rem parkir dan gunakan ganjal untuk mempertahankan posisi parkir mobil.

Agar lebih aman, masukkan perseneling ke gigi satu pada mobil manual. Untuk mobil matic, perseneling posisikan ke P. Saat banjir telah surut, sebaiknya hindari menyalakan mesin seketika itu juga.

Sebelum menyalakan mesin sebaiknya cek terlebih dahulu kondisi oli dan bahan bakar. Ada kemungkinan oli serta bahan bakar tersebut tercampur air setelah banjir. Sebaiknya ganti oli dengan yang baru.

Mungkin cara tersebut akan berhasil pada sebagian kasus. Mobil akan berjalan dengan normal kembali. Namun sebaiknya segera untuk membawa mobil ke dealer resmi atau bengkel terpercaya.

Hal tersebut untuk melakukan pengecekan secara mendalam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *